MAKASSAR, 5 Oktober 2026 – Di sela-sela padatnya pelaksanaan Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) tingkat Provinsi Sulawesi Selatan 2026 di Kota Makassar, Kepala MAN Jeneponto, Dr. Ihdiana, S.Pd., M.Pd.I., mengikuti Workshop Persiapan Tes Kemampuan Akademik (TKA) dan Strategi Pemenuhan Kuota Eligible/Jalur Undangan pada Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) Tahun 2027 mendatang.
Kegiatan tersebut berlangsung di Dalton Hotel, Jl. Perintis Kemerdekaan, Makassar, Senin (5/10/2026).
Kegiatan yang diikuti oleh para Kepala Madrasah Aliyah (MA) negeri dan swasta se-Sulawesi Selatan tersebut bertujuan memperkuat pemahaman satuan pendidikan mengenai pelaksanaan TKA sekaligus merumuskan strategi peningkatan jumlah murid yang memenuhi kriteria eligible dalam seleksi masuk perguruan tinggi melalui jalur prestasi.
Workshop dibuka oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan, Dr. H. Ali Yafid, yang memberikan arahan terkait pentingnya peningkatan kualitas akademik murid sebagai bagian dari persiapan menghadapi berbagai jalur seleksi masuk perguruan tinggi. Turut hadir Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Sulsel, Dr. H. Wahyuddin Hakim.
Dalam arahannya, disampaikan bahwa Tes Kemampuan Akademik (TKA) merupakan instrumen penting yang perlu dipersiapkan secara matang oleh madrasah guna mendukung keberhasilan murid melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Di samping itu, peningkatan kuota eligible pada jalur SNBP juga memerlukan perencanaan yang terukur melalui pembinaan akademik yang berkesinambungan.
Peserta workshop mendapatkan pemahaman bahwa pemenuhan kuota eligible tidak dapat dilakukan secara instan, tetapi harus dibangun melalui budaya prestasi, penguatan proses pembelajaran, serta pendampingan akademik yang konsisten sejak murid berada di kelas awal hingga menjelang kelulusan.
"Kuota eligible merupakan hasil dari proses pembinaan yang berkelanjutan. Prestasi akademik murid harus dirawat dan ditingkatkan secara konsisten selama masa pendidikan di madrasah," menjadi salah satu penekanan dalam kegiatan tersebut.
Bagi MAN Jeneponto, partisipasi dalam workshop ini merupakan bagian dari upaya penguatan strategi akademik madrasah dalam menghadapi pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) serta meningkatkan jumlah murid yang memenuhi kriteria eligible pada Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP). Melalui kegiatan ini, madrasah memperoleh berbagai informasi dan strategi yang dapat diimplementasikan untuk mendukung keberhasilan murid melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
Kepala MAN Jeneponto menegaskan komitmen madrasah untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan, memperkuat pembinaan akademik, dan membangun ekosistem prestasi yang berkelanjutan sebagai bekal bagi murid dalam meraih masa depan yang lebih baik.
Kontributor : Dyah