MAN Jeneponto Curi Perhatian di Upacara Sumpah Pemuda ke-98, Atraksi Bendera Bikin Tegang!

Waktu Publikasi

28 October 2026 | 15:27 WIB

Penulis

Administrator MAN Jeneponto

JENEPONTO, 28 Oktober 2026 – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Jeneponto menjadi salah satu sorotan dalam pelaksanaan upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 tingkat Kabupaten Jeneponto tahun 2026 yang berlangsung di Kantor Bupati Jeneponto, Rabu (28/10/2026). Keterlibatan murid MAN Jeneponto dalam sejumlah tugas penting menghadirkan penampilan yang memukau, membanggakan, sekaligus menegangkan.

Tim Paduan Suara MAN Jeneponto yang dibimbing oleh Andi Wahdania, S.Pd., M.Pd. dan A. Esraini, S.Pd. sukses menjalankan tugas dengan sempurna. Penampilan mereka menjadi bagian penting dalam mengiringi jalannya upacara dengan tertib, khidmat, dan penuh semangat kebangsaan.

Suasana semakin semarak dengan penampilan Marching Band Gita Bahana Madrasah binaan Rusli, S.Hum. dan Hasni, S.Pd.I. Dengan aransemen khas marching band, mereka membawakan lagu “Bangun Pemudi Pemuda” secara lugas, tegas, dan penuh energi. Penampilan tersebut menambah semangat peringatan Hari Sumpah Pemuda sekaligus memperlihatkan kemampuan seni dan musikalitas murid MAN Jeneponto.

Namun, salah satu momen yang paling menyita perhatian terjadi saat M. Fadlan Yaqhdan S, murid MAN Jeneponto yang bertugas sebagai pembentang bendera, menghadapi situasi menegangkan ketika bendera yang dibawanya sempat terlilit. Dengan sigap, ia melakukan atraksi memutar bendera hingga lilitan tersebut dapat diatasi. Aksi itu menjadi momen yang mengundang perhatian dan menuai pujian atas ketenangan serta kesigapannya dalam menjalankan tugas.

Apresiasi juga datang dari Dr. Aspa Muji, S.STP., M.Si (Sekretaris Daerah Kabupaten Jeneponto) selaku Inspektur Upacara. Beliau memberikan penghargaan atas keterlibatan murid MAN Jeneponto dalam menyukseskan upacara tingkat kabupaten tersebut. Kehadiran para murid madrasah dalam momentum nasional ini menjadi bukti bahwa generasi muda madrasah memiliki peran penting dalam menumbuhkan semangat persatuan, nasionalisme, dan cinta Tanah Air.

Pujian serupa disampaikan oleh Hj. Salmawati Paris, S.E., Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Jeneponto. Beliau mengacungkan jempol dan menyebut murid MAN Jeneponto sangat luar biasa. Menurutnya, keunggulan murid MAN Jeneponto tidak hanya terlihat dalam pelaksanaan upacara, tetapi juga melalui berbagai prestasi yang telah ditorehkan dengan membawa nama besar Kabupaten Jeneponto.

Apresiasi tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar MAN Jeneponto. Penampilan paduan suara yang solid, marching band yang energik, serta kesigapan petugas pembentang bendera memperlihatkan bahwa murid madrasah tidak hanya dibekali kemampuan akademik, tetapi juga keterampilan, kedisiplinan, keberanian, dan tanggung jawab.

Partisipasi MAN Jeneponto dalam peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 ini sekaligus menegaskan bahwa madrasah mampu hadir dan mengambil peran strategis dalam kegiatan daerah maupun nasional. Semangat para murid menjadi cerminan generasi muda yang siap berkarya, berprestasi, dan berkontribusi bagi bangsa.

MAN Jeneponto — Madrasah Maju, Bermutu, dan Mendunia.


Kontributor : Dyah

WhatsApp MAN Jeneponto