JENEPONTO, 17 September 2026 — Di tengah pelaksanaan pembelajaran secara daring akibat kelangkaan bahan bakar minyak (BBM), guru dan tenaga kependidikan (tendik) MAN Jeneponto tetap menunjukkan komitmen dan kedisiplinannya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan mengikuti Upacara Hari Kesadaran Nasional (HKN), Kamis (17/9/2026), di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jeneponto.
Upacara HKN yang diikuti jajaran ASN di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Jeneponto tersebut berlangsung khidmat. Guru dan tendik MAN Jeneponto turut hadir sebagai bagian dari komitmen menjalankan tanggung jawab kedinasan di tengah kondisi kelangkaan BBM yang berdampak pada pelaksanaan pembelajaran tatap muka.
Bertindak sebagai pembina upacara, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jeneponto, Dr. H. Muhammad Ahmad Jailani, S.Ag., MA, dalam amanatnya menekankan pentingnya seluruh ASN Kementerian Agama untuk senantiasa mendukung berbagai perbuatan dan kegiatan positif yang memberikan dampak baik bagi institusi.
Dr. H. Muhammad Ahmad Jailani juga mengarahkan seluruh ASN untuk turut memperkuat publikasi berbagai program dan kinerja Kementerian Agama melalui media sosial. ASN diharapkan mengikuti serta memberikan dukungan terhadap akun-akun media sosial resmi Kementerian Agama sebagai bagian dari upaya menyebarluaskan informasi dan capaian positif kepada masyarakat.
Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa kontribusi ASN tidak hanya diwujudkan melalui pelaksanaan tugas utama, tetapi juga melalui dukungan terhadap berbagai program, kegiatan, dan capaian positif yang dilaksanakan Kementerian Agama.
Bagi guru dan tendik MAN Jeneponto, pelaksanaan pembelajaran daring selama masa kelangkaan BBM bukan menjadi alasan untuk mengurangi kedisiplinan dan tanggung jawab sebagai ASN. Pembelajaran kepada peserta didik tetap berlangsung secara daring, sementara kewajiban kedinasan tetap dijalankan sesuai ketentuan.
Kehadiran dalam Upacara HKN sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat kesadaran, kedisiplinan, dan semangat pengabdian sebagai bagian dari keluarga besar Kementerian Agama.
Di tengah kondisi yang membutuhkan penyesuaian, keluarga besar MAN Jeneponto terus berupaya menjaga keberlangsungan layanan pendidikan sekaligus mendukung program dan kinerja Kementerian Agama Kabupaten Jeneponto.
Kontributor : Dyah